Jakarta(4/1) -- Kementerian Agama hari ini menggelar Meet and Brief bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di JCC, Senayan, Jakarta. Acara ini dihadiri tidak kurang 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama.
Tampak hadir ditengah-tengah tamu undangan, Wamenag Saiful Rahmat Dasuki, para Pejabat Eselon I hingga IV kantor Pusat Kemenag, para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), dan para Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, tidak ketinggalan kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, yang akrab disapa dengan panggilan Gus Shampton. Acara ini juga diikuti melalui zoom meeting oleh jajaran ASN Kementerian Agama dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepada jajarannya, Menag Yaqut mengawali sambutannya dengan mengucapkan Selamat Tahun Baru 2024 dan Selamat Hari Amal Bhakti (HAB) ke-78 Kementerian Agama. Menag mengajak semuanya untuk bersyukur atas peran Kementerian Agama selama 78 tahun dalam menjaga kerukunan umat beragama dan merawat toleransi di negara Indonesia yang majemuk.
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI menyampaikan pesan perpisahan yang mengharukan, menekankan pentingnya kesinambungan pelayanan yang proporsional dan adil bagi semua warga Indonesia. Beliau menegaskan Indonesia bukanlah negara sekuler maupun negara berbasis agama, serta mengajak untuk menjadikan agama sebagai sumber inspirasi, bukan sebagai aspirasi.
Menteri Agama juga memberikan Apresiasi dan penghargaan atas puluhan prestasi yang diperoleh dari berbagai instansi dan lembaga diluar Kementerian Agama , beliau menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan semata-mata karena kepemimpinannya, melainkan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Kementerian Agama dalam mewujudkan misi bersama melayani umat beragama sebaik baiknya.
Di 2024, lanjut Gus Men, masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan, terutama program-program prioritas dan legacy. Karena itu, Gus Men mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama tetap semangat, tetap bekerja keras, terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan, serta selalu mencari terobosan dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Mari memperkuat Kementerian Agama sebagai satu kesatuan institusi dari pusat hingga daerah yang performanya bisa menjadi teladan bagi K/L dan institusi lainnya,” pesannya lagi.
Di hadapan seluruh ASN, Menteri Agama memberikan pesan untuk menjaga kewaspadaan dalam pengambilan keputusan yang tepat dan cepat, serta menekankan bahwa kepemimpinan yang ditakuti lebih mendorong loyalitas, sementara kepemimpinan yang hanya dicintai bisa menimbulkan pengkhianatan.
Melalui telephone Gus Shampton, menyatakan bangga dapat turut dalam kegiatan ini, "saya merasa beruntung dapat berjumpa dan memperoleh arahan secara langsung dari Gus Men, kegiatan semacam ini sangatlah penting dan merupakan bentuk kepedulian pimpinan terhadap seluruh ASN Kementerian Agama", ujarnya.
Masih melalui telephone Gus Shampton berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan kantor Kementerian Agama Kota Malang agar benar-benar mentaati 2 (dua) Pesan Gus Men jelang Pemilu 2024 ini, berikut 2 (dua) pesan tersebut:
"Saya Hanya ingin menyampaikan 2 Hal:
ASN Kementerian Agama menjadi perekat masyarakat dan aktif menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing. Mencegah tempat-tempat ibadah dan lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama dijadikan sebagai ajang politisasi agama dan provokasi politik
Setiap ASN Kementerian Agama saya minta tetap bekerja optimal melayani umat beragama. Jangan beri celah kepada pihak-pihak tertentu mendiskreditkan kita dan mengambil keuntungan politik pada masa kampanye ini akibat keteledoran atau kelalaian kita", ujar Gus Shampton meneruskan pesan Menteri Agama melalui telephone.
Acara ini menjadi momentum penting tidak hanya untuk merayakan HAB Kementerian Agama ke-78, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dari pesan-pesan Menteri Agama RI yang penuh makna.Humas