Malang, 6 Februari 2025 – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang resmi membentuk Tim Pelayanan dan Pembinaan Kesehatan Jemaah Haji Reguler tahun 1446 H/2025 M. Tim ini bertugas memastikan kondisi kesehatan jemaah haji selama proses pelunasan dan keberangkatan, sesuai dengan Surat Edaran yang telah dikeluarkan sebelumnya.
Tim ini dipimpin oleh Achmad Shampton, Kepala Kemenag Kota Malang, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan haji. Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga bertugas memberikan edukasi dan bimbingan persuasif agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Koordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam upaya memastikan kesehatan jemaah, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Dr. Subhan, bersama stafnya, Elis dan Adibah, serta Ketua Forum KBIHU Kota Malang, Muhammad Subkhi Hasby, melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif. Mereka membahas jumlah jemaah yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan langkah-langkah yang perlu diambil ke depan.
Dr. Subhan selaku Kasi PHU menyampaikan “tahun ini, Kota Malang mendapat kuota 1.063 jemaah haji, dengan 44 di antaranya merupakan jemaah lansia berusia antara 85 hingga 97 tahun. Untuk memastikan kesiapan mereka, tim melakukan klasifikasi antara lansia sehat dan lansia yang membutuhkan pendampingan medis”ujarnya.
Bagi jemaah lansia yang memerlukan bantuan khusus selama ibadah haji, Kemenag mengarahkan mereka untuk menyiapkan dana guna menyewa tenaga pendamping berbayar di Arab Saudi. Langkah ini bertujuan agar mereka mendapatkan perawatan dan dukungan optimal selama menjalankan ibadah.
Hingga saat ini, sebanyak 700 jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut, 192 orang dinyatakan istitha’ah murni, yang berarti mereka sehat dan layak berangkat tanpa kendala medis.
Sementara itu, jemaah lainnya masih membutuhkan pendampingan obat atau keluarga agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan baik. Setelah seluruh data resmi diterima, jemaah akan diklasifikasikan lebih lanjut sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Dengan adanya Tim Pelayanan dan Pembinaan Kesehatan, Kemenag Kota Malang berharap persiapan kesehatan jemaah haji dapat berjalan optimal, sehingga seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk, sehat, dan selamat.(HUMAS)
Untuk diketahui, seluruh layanan di Kementerian Agama Kota Malang tanpa biaya dan pegawai tidak menerima grativikasi. Salam Integritas!