Kota Malang — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang terus mendorong transformasi digital di lingkungan kerja madrasah. Pada Kamis, 5 Juni 2025, giliran MIN 2 Kota Malang yang menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi dan uji coba aplikasi Lentera, sebuah platform pelaporan kinerja harian berbasis digital. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag Kota Malang, Gus Shampton, dan diikuti oleh seluruh ASN MIN 2 Kota Malang.
Dalam arahannya, Gus Shampton menegaskan pentingnya membangun budaya kerja ASN yang tidak hanya produktif secara administratif, tetapi juga menjunjung nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab.
"Lentera ini bukan sekadar alat pelaporan. Ia menjadi media untuk membangun karakter ASN yang jujur, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap era digital," tegas Gus Shampton.
Lentera: Digital, Cepat, dan Terukur
Aplikasi Lentera dirancang sebagai alat bantu pelaporan kinerja harian ASN yang terdokumentasi secara sistematis. Gus Shampton menekankan bahwa pelaporan melalui aplikasi ini wajib dilakukan setiap hari, dan rekapitulasi bulanan harus disetor maksimal tanggal 5 setiap bulan.
"Kalau kita tidak berubah, kita akan tertinggal. Lentera adalah bagian dari reformasi birokrasi berbasis digital yang harus kita dukung bersama," ujarnya.
MIN 2 Siap Implementasi
Kepala MIN 2 Kota Malang, Hj. Umrotun, S.Pd.I., M.Pd., menyambut baik program ini. Ia memastikan seluruh ASN di lingkungan MIN 2 siap mengadopsi aplikasi Lentera sebagai bagian dari kebiasaan kerja yang baru.
"Lentera sangat membantu kami untuk lebih tertib dalam pelaporan. Kami siap mendukung dan mengimplementasikan di madrasah kami," katanya.
Uji Coba Langsung di Ruang Guru
Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan uji coba penggunaan aplikasi oleh seluruh ASN MIN 2 Kota Malang. Tim dari Kemenag Kota Malang memberikan bimbingan teknis mulai dari instalasi, penggunaan fitur pelaporan, hingga cara menyimpan dokumentasi kegiatan.
ASN tampak antusias mengikuti simulasi. Banyak yang langsung mengisi laporan harian sembari berdiskusi dengan rekan dan tim pendamping.
Sinergi Teknologi dan Nilai
Di akhir kegiatan, Gus Shampton mengingatkan pentingnya keseimbangan antara teknologi dan nilai adab dalam bekerja.
"ASN madrasah bukan sekadar pelapor kerja, tapi juga teladan adab dan spiritualitas. Lentera adalah cermin, bukan hanya data, tapi juga niat kita dalam bekerja," tutupnya. Humas