Malang (MAN 1 Kota Malang). Mulai 20 s.d. 25 Oktober 2021 lalu, MAN 1 Kota Malang melakukan open recruitment untuk pengajar mapel PAI konsentrasi Mapel Ilmu hadis (Peminatan Keagamaan) secara online. Dari open recruitment tersebut terdapat 48 jumlah pelamar sedang pelamar yang lolos administrasi dan dapat melanjutkan ke proses seleksi berikutnya berjumlah 18 orang. Pada Sabtu, 30 Oktober 2021 MAN 1 Kota Malang melakukan seleksi tahap kedua terhadap 18 calon guru PAI yang telah lolos administrasi secara online. Seleksi tersebut berlangsung dari 07.30—13.30 WIB. Sebelum melakukan serangkaian seleksi, peserta diharuskan mengumpulkan berkas administrasi termasuk bukti hasil swab antigen negative, hal tersebut dikarenakan proses seleksi dilakukan secara luring dalam masa pandemi.
Selama pelaksanaan seleksi tetap dengan memerhatikan prokes sesuai standar, yaitu pemeriksaan suhu badan di pos Satpam, memakai handsanitizer, tetap memakai masker, dan menjaga jarak. Rangkaian proses seleksi terdiri dari enam tahap, yaitu (1) administrasi, petugas akan memeriksa kelengkapan administrasi dari masing-masing pelamar, (2) tes tulis, peserta diharuskan melakukan tes tulis yang terdiri dari 50 soal pilihan ganda, (3) perangkat pembelajaran, peserta diwajibkan untuk membawa perangkat pembelajaran, (4) tes mengajar, peserta diwajibkan untuk mengikuti tes mengajar dengan menggunakan media atau bahan ajar dengan berbasis kelas digital, (5) Al-Qur’an dan wawasan keislaman, peserta akan diuji mengenai kemampuan dalam membaca Al-qur’an dan wawasan tentang keislaman, dan (6) wawancara, melalui wawancara peserta akan diuji mengenai kemampuan dalam mengelola permasalahan terutama yang berhubungan dengan anak dan dunia pendidikan. Hasil seleksi insyaAllah akan diumumkan pada 4 November 2021 di web MAN 1 Kota Malang (www.man1kotamalang.sch.id) dengan mengambil 1 orang pengajar PAI.
Rangkaian proses seleksi memang cukup panjang dan ketat, hal tersebut dikarenakan demi memperoleh tenaga pengajar yang berkualitas di bidangnya. MAN 1 Kota Malang percaya, melalui pengajar yang kompeten dibidangnya, maka akan dapat melahirkan generasi-generasi atau output MAN 1 Kota Malang yang berkualitas dan berakhlak karimah. (Humas)